Pengalaman memang "guru yang paling berharga". Itu salah satu kata bijak yang saya sukai. Memang benar adanya. Begitupun yang ku alami, tentang "Pacaran". Sebenarnya pendirian ku dulu kuat untuk tidak "Pacaran". But you know lah, ada saatnya manusia itu goyah. Waktu itupun aku goyah, dan yang paling disayangkan goyah pada orang yang salah. Orang itu pula yang membuat ku merasakan betapa sakitnya dihianati. Benar-benar pengalaman yang menguras air mata dan telah menyiakan waktu. Tidak menyangka orang seperi dia telah memporak-porandakan pendirian ku selama ini. Semoga itu jadi pacaran pertama dan terakhir yang ku alami. Tidak ada "pacaran" lagi dalam kamus hidupku. Ku tunggu "pangeran" yang menjadi pacar Halal-ku saja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar