Tahun 2012-2013, waktu ku "Galau" bahasa Indonesia yang baik dan benarnya "Risau" karena Skripsi. Aku merasakan jadi paling bodohnya orang sedunia (lebay-red). Ku baru mengerti intinya aku kuliah selama ini (benar-benar dodol-red). Jadi, selama ini aku kerjaannya apa coba? (hahaha-red). Seperti Bayi yang harus belajar merangkak dulu agar bisa berdiri. Jalanku pun tertatih-tatih seperti lagunya Sheila on 7 (Tertatih). Ibarat kura-kura dan kancil, aku akui aku seorang Kura-kura tak pakai Ninja. Walaupun, aku seorang kura-kura, setidaknya aku mempunyai usaha untuk jadi yang lebih baik lagi. Iklan Rinso juga, dijelaskan dari yang kotor-kotor itu merupakan proses belajar. Ku juga pernah mendengar kata seperti ini, "Orang yang pernah melakukakan kesalahan itu dia lebih bisa mengatasi masalah yang dihadapi daripada orang yang selalu benar (Mianhe, bahasanya ngelantur kemana-mana-red).
Skripsi Oh Skripsi, membuat aku benar-benar jatuh kedalam jurang yang paling dalam (naon eta teh?-red). Merasakan rasanya bingung harus bagaimana, dan ingin menghilang sejenak cuma gara-gara yang namanya makhluk bernama Skripsi. Hal yang paling berkesan dan tak pernah terlupakan, saat nangis sesudah dimarahin sama Dosen dan suruh keluar cari Jawaban ketika Sidang (wah benar-benar memalukan-red) dan juga bingung ketika disuruh Simulasi oleh Dosen Penguji. Simulasi itu membuatku Bingung dan membuatku tak keluar dari tempat Persembunyianku selama dua minggu. Setelah ku menjalani bully-an Skripsi, akhirnya aku pun Lulus pada tanggal 15 Februari 2013, tepat setahun yang lalu. Bye-bye Skripsi, Thank you for become part of my life >_*.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar