Selasa, 18 Februari 2014

bukan sekedar kost-an biasa

Hal yang terlintas ketika kita mendengar “kost” adalah tempat kita numpang tidur, mandi, makan, nyuci, istirahat, dan lain-lain. tapi tidak sekedar itu yang ku inginkan, tapi lebih dari itu. setelah ku menjejaki setahun di asrama dan hampir dua tahun di dua kost-an, ku menyadari tidak Cuma itu doing yang kita butuhkan. selama itu, hatiku merasa hampa seakan-akan ada yang kurang lengkap dalam hidupku. apakah itu? teka-teki itu hampir selama itu menjadikan momok di otakku. Ku cari-cari apa ya? ternyata ku butuh tempat menimpa ilmu agama, tempat ku mengerti arti sebuah keluarga, sahabat dan kebersamaan.

Akhir bulan februari, ku mantapkan keinginanku yang sebenarnya dari dulu dan membulatkan tekadku. dan mungkin Allah telah merestuiku, akhirnya ku pindah kost. kost ini lain dari yang lain, gak sekedar tempatku numpang lewat doang. karena kost itu adalah pesantren mahasiswa yang setiap habis maghrib sampai isya dan habis subuh ngaji.oh, begitu luar biasa bagiku. disini juga ku temukan suasana baru yang mengingatkanku pada pesantren semasa SMA. teman-temanku juga tidak hanya yang sebaya denganku tapi ada kakak kelas dan adik kelas. dan baru kali ini ku merasa ada yang ngemong dan ku momong. pada mereka ku bisa curhat, ketawa-ketiwi bareng, makan bareng, dan lain-lain.
Ada sisi lain yang berbeda juga dengan kost biasa, ada saja rezeki yang menghampiri kita. di kostku ku ini, ku bisa memetik sayuran dan buah-buahan sesuka hati, kadang ustadh kasih makanan ke kita-kita. atau ada ibu-ibu pengajian yang ngasih makanan,itu mungkin yang dinamakan “berkah”. “berkah” itu yang tidak ku temukan di kost biasa.
Selain itu dari lingkungan, dulu di kost biasa daerah sekitarku penuh dengan rumah dan tanaman saja mungkin bisa dihitung dengan jari. tapi disini lain, udara asri, banyak pepohonan, dan anginnya sepoi-sepoi (wah alay).menambah kenyamanan pada diriku saja. rasanya sudah gak mau beranjak lagi dari sini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar